Puisi "Burung Hantu dan Kumpulan Burung"
Di hutan yang tenang dan misteri,
Hidup Burung Hantu dengan bijaksana,
Dari pucuk pohon tinggi menatap bumi,
Mengamati dunia dalam diam yang setia.
Di bawahnya, sekumpulan burung beraneka,
Berbincang riuh dalam cahaya matahari,
Tentang cara merayakan hari bahagia,
Dengan ide-ide yang penuh semangat dan keyakinan.
Kumpulan burung berbicara dan bercakap,
Tentang perlombaan dan pesta yang gembira,
Namun dalam riuhnya diskusi tak henti,
Burung Hantu tetap diam, tidak menyela.
Suatu hari, festival penuh warna,
Dilakukan di bawah naungan langit biru,
Burung-burung merayakan dengan perlombaan,
Dan lagu-lagu yang menggema di angkasa.
Elang dengan cepat melesat di udara,
Pipit melangkah perlahan namun pasti,
Setiap burung memiliki perannya masing-masing,
Namun ada yang merasa, apa yang mereka lakukan tak sesuai hati.
Burung Hantu melihat dengan mata penuh rasa,
Burung-burung mengikuti suara tanpa berhenti,
Kadang melupakan suara hati yang mendalam,
Menyerahkan keputusan pada kata orang lain.
Ketika festival mencapai akhir ceritanya,
Kemenangan diraih oleh mereka yang mengikuti jalan sendiri,
Burung-burung belajar, mendengar kata hati,
Bahwa hidup bukan hanya tentang mengikuti riuhnya suara.
Burung Hantu mengajarkan pelajaran berharga,
Mendengarkan kata hati adalah kunci sejati,
Walau banyak suara mengisi dunia,
Hanya hati yang tahu jalan yang hakiki.
Di hutan yang tenang dan penuh warna,
Burung-burung kini lebih memahami,
Bahwa mengikuti suara hati adalah cara,
Menemukan kebahagiaan sejati dalam diri.
Komentar
Posting Komentar